Showing posts with label lemak. Show all posts
Showing posts with label lemak. Show all posts

Thursday, August 21, 2014

Konsumsi Makanan ini Bisa Serap Lemak

Tak hanya olahraga saja yang bisa membakar lemak. Beberapa makanan tertentu, juga disebut-sebut efektif membantu penghancuran lemak dan membuat tubuh lebih ramping. Apa saja?



Smoothie

Smoothie merupakan minuman dengan bahan buah yang dicampur dengan susu atau yoghurt, lalu diblender sampai menjadi halus. Ini adalah minuman sehat yang ampuh dalam memblokir lemak jika Anda mencoba menurunkan berat badan.

Kacang-kacangan 

Selain mengandung serat tinggi, kacang-kacangan dapat membantu pencernaan Anda membakar kalori dalam tubuh. Hal ini dibuktikan dengan penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Obesity and Related Metabolic Disorders.

Dark Chocolate 

Jika Anda ingin makan cokelat, pilihlah cokelat yang mengandung 70% cokelat hitam. Intinya, semakin gelap cokelatnya, semakin baik. Karena banyak penelitian membuktikan, mereka yang rutin mengonsumsi cokelat hitam memiliki berat badan cukup ideal dibandingkan dengan mereka yang tidak.

Telur

Telur mengandung sembilan asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh untuk membentuk jaringan otot. Jadi, banyak makan telur akan membuat peningkatan massa otot. Juga, membakar lemak lebih cepat dan Anda pun bisa mendapatkan berat badan ideal. Ingatlah, kuning telur mengandung banyak kalori, pun kolesterol, sehingga Anda perlu membatasi konsumsinya, tetapi putih telur tidak masalah.

Wijen

Senyawa yang disebut lignan dalam biji wijen terbukti dapat membakar lemak dengan meningkatkan kadar enzim dalam hati yang memecah lemak. Hal ini diisampaikan oleh para peneliti dari Akademi Gizi dan Diet. Biji wijen juga kaya akan mineral dan serat yang menyehatkan.

Paprika kuning 

Paprika kuning merupakan salah satu jenis makanan yang dapat memblokir lemak. Tepatnya, kandungan vitamin C dari molekul menghasilkan paprika kuning yang disebut carnitine yang membantu otot-otot membakar lemak menjadi energi. (inilah)

Monday, July 7, 2014

Makin Banyak Lemak Makin Tinggi Napsu Makan

Diet adalah tentang bagaimana meningkatkan aktivitas fisik dan mengendalikan napsu makan. Para peneliti mengungkap bahwa olahraga, kadar lemak tubuh, dan hormon, berperan dalam mengendalikan napsu makan seseorang. Hal ini juga yang memberikan penjelasan mengapa begitu banyak orang sering lepas kendali setelah mereka berhasil mendapatkan berat badan ideal.



Sebuah penelitian yang dilakukan Exercise and Health Sciences di Loughborough University  mengamati bahwa latihan rutin mempengaruhi pelepasan hormon tertentu yang mempengaruhi napsu makan seseorang. Jika Anda berlatih dengan tujuan menurunkan berat badan, Anda pasti merasakan penurunan nafsu makan.

Namun pada kasus tertentu, latihan yang dilakukan secara berlebihan juga bisa mengakibatkan hilangnya nafsu makan yang dapat memicu anoreksia. Anoreksia adalah gangguan berupa hilangnya napsu makan, sehingga tubuh tidak mendapatkan asupan gizi yang cukup dan kehilangan banyak energi. 95 persen penderita anoreksia adalah perempuan yang memasuki masa puber seperti remaja dan perempuan dewasa yang terobsesi ingin menurunkan berat badan secara instan.

Meski dikategorikan penyakit ringan, namun jika berlangsung dalam waktu lama, penyakit ini bisa menyebabkan kematian.

Dua Hormon Pengendali Napsu Makan

Ada berbagai hormon yang berperan dalam mengendalikan nafsu makan. Dua yang paling berperan adalah hromon grehlin dan Peptide YY atau disingkat PYY, yang berperang mengurangi rasa lapar.

Saat Anda mengasup protein, tubuh akan melepaskan hormon PYY untuk menurunkan rasa lapar. Inilah mengapa diet tinggi protein kerap dianjurkan jika Anda ingin menurunkan berat badan. Hormon PYY juga dilepaskan tubuh saat Anda berlatih. Tak hanya hormon PYY, peneliti juga menemukan bahwa glukagon juga berperan dalam mengendalikan rasa lapar, baik di saat dan setelah latihan.

Glukagon adalah hormon yang dilepaskan tubuh saat gula darah mulai turun. Proses ini memicu pelepasan gula yang ada dalam sel-sel lemak, serta membantu memecah sel-sel lemak itu sendiri. Inilah alasan mengapa glukagon turut berperan penting dalam proses diet Anda.

Selama ini kita sering membicarakan tentang efek ‘Afterburn’, namun masih banyak orang di luar sana yang belum benar-benar memahami konsep dari efek ‘afterburn’yang sebenarnya. Afterburn merujuk pada fakta bahwa tubuh masih tetap membakar lemak setelah latihan. Proses afterburn juga tidak terlepas dari peran hormon glukagon yang membantu pelepasan gula dari cadangan energi yang tersimpan yaitu lemak.

Namun, latihan dengan tujuan menurunkan nafsu makan bukanlah satu-satunya jawaban bagi setiap orang. Mengingat setiap orang memiliki respon yang berbeda terhadap latihan yang dilakukan. Satu hal yang berhasil disimpulkan oleh tim peneliti adalah, bahwa latihan yang Anda lakukan adalah cara yang baik untuk memaksimalkan kinerja kedua hormon tersebut dalam mengendalikan nafsu makan.

Makin Banyak Lemak Makin Tinggi Napsu Makan

Berbanding terbalik dengan efek latihan yang bisa menekan nafsu makan, obesitas atau seseorang yang memiliki kelebihan berat badan akibat tingginya kadar lemak tubuh sangat berisiko mengalami peningkatan nafsu makan.

Pada 2010 tim peneliti dari University College London  mengungkap bahwa lemak berlebih dalam tubuh dapat menghalangi pelepasan hormon yang mengendalikan nafsu makan. Inilah yang menjadi jawaban dari pertanyaan, mengapa orang obesitas lebih sulit bertahan dalam program diet mereka daripada mereka yang bertubuh sehat?. Bahkan, saat mereka makan dalam jumlah cukup sekali pun mereka masih merasakan lapar daripada orang sehat yang makan lebih sedikit.

Lemak bisa Membunuh Hormon PYY dan Glukagon

Kita telah ketahui bersama bagaimana peran hormon PYY dan glukagon dalam mengendalikan napsu makan.

“Kita tahu bahwa kedua hormon ini memainkan peran kunci dalam mengendalikan rasa lapar dan berapa banyak yang kita makan. Tapi di sini kami telah menunjukkan bahwa obesitas memiliki pengaruh merugikan terhadap kedua hormon tersebut yang bisa merugikan diet kita. Jika mungkin untuk menambah hormon ini kita mungkin dapat mengembalikan kemampuan alami tubuh untuk mengatur nafsu makan. ” ungkap Dr Rachel Batterham salah satu peneliti dari University College London.

Peningkatan jumlah sel-sel lemak akan mem-blok hormon pengendali nafsu makan dengan cara menghalangi mereka mengirimkan sinyal untuk berhenti makan. Ini berarti Anda akan terus makan bahkan ketika tubuh Anda sebenarnya sudah cukup makan.

Mengendalikan napsu makan bisa menjadi bagian tersulit bagi orang yang sedang menjalankan diet untuk menurunkan berat badan. Oleh karena itu, dengan memahami berbagai faktor lain, seperti peran sistem hormonal tubuh dalam mengendalikan napsu makan, diharapkan Anda memiliki langkah yang lebih efektif untuk mencapai keberhasilan menurunkan berat badan. (vemale)

Saturday, June 14, 2014

Walau Rendah Lemak, 5 Asupan Ini Tetap Bikin Gemuk

Makanan berlemak memang dapat menyebabkan gemuk, tetapi tidak berarti makanan yang rendah lemak aman dikonsumsi. Beberapa jenis makanan rendah lemah tetap mudah menyebabkan gemuk, sehingga tidak cocok untuk program diet.

Beberapa makanan rendah lemak yang dimaksud adalah sebagai berikut, seperti dikutip Foxnews.





1. Keripik
 
Keripik zaman sekarang sudah dibuat rendah lemak, tetapi rasanya tidak kalah dari keripik zaman dahulu berkat penambahan garam dan bahan lain. Ketika lemak dihilangkan, para produsen keripik mencari akal untuk mempertahankan cita rasa dan itu dilakukan dengan menambahkan garam 20 persen lebih banyak dan karbohidrat 15 persen lebih banyak. Kenyataannya, banyak ngemil keripik bikin berat badan tetap meningkat meski sudah dibikin rendah lemak.

2. 
Soda
 
Pemanis buatan memiliki tingkat kemanisan 13.000 kali lebih tinggi dibanding gula asli, namun membuat orang kehilangan kepekaan terhadap rasa manis sehingga makin lama makin ingin yang lebih manis. Riset di University of Texas menunjukkan, tikus-tikus lebih mudah kecanduan sakarin (pemanis buatan) daripada kokain (narkoba). Tidak heran jika menurut penelitian lain, pinggang peminum diet-soda 5 kali lebih besar dibanding peminum soda biasa. Kesimpulannya, berlabel diet maupun tidak, soda tetap mudah bikin gemuk.


3. Keju
 
Sebenarnya tidak ada keju yang benar-benar rendah lemak, sebab jika ada maka sebenarnya kejunya juga sedikit. Keju olahan umumnya hanya merupakan makanan mengandung keju, sebab kejunya cuma 51 persen dan sisanya adalah bahan tambahan seperti pengawet, pewarna dan sebagainya.

4. 
Selai kacang
Sebetulnya, kacang hanya sedikit mengandung lemak, itu pun lemak baik karena berbentu asam lemak tak jenuh. Namun demikian setelah dibikin selai, lemak-lemak tersebut sering diganti dengan maltodextrin yakni sejenis karbohidrat. Dalam produksi selai kacang, karbohidrat ini berfungsi sebagai filter dalam tahapan tertentu selama proses. Penggantian ini sama saja dengan menambahkan sekitar 10 kalori.

5. Yoghurt
 
Saat lemaknya dihilangkan, yoghurt butuh bahan tambahan lain untuk menjaga cita rasanya tetap enak dan kebanyakan itu adalah gula. Menurut data dari Centers for Disease Control and Prevention menunjukkan, laki-laki usia 20-39 tahun mengonsumsi 397 kalori dari bahan tambahan semacam itu dan risikonya adalah kenaikan berat badan dan tentunya risiko berbagai penyakit kronis. (detikhealth)

Thursday, June 12, 2014

Studi : Kalsium Adalah Pembakar Lemak Terbaik

Studi : Kalsium Adalah Pembakar Lemak Terbaik




Kalsium adalah pembakar lemak




Studi: Kalsium Tingkatkan Pembakaran Lemak Edward Melanson, PhD, dan James Hill, PhD, melakukan penelitian pada 35 orang dewasa sehat non-obese dalam jangka waktu 24 jam kemudian diukur pengeluaran energi mereka sehari-hari. Penelitian ini pun menemukan bahwa orang-orang yang mengonsumsi kalsium lebih banyak menggunakan lebih banyak lemak sebagai bahan bakar dibandingkan dengan mereka yang intake kalsiumnya lebih rendah.  Dalam dekade terakhir, banyak studi klinis yang dilakukan menunjukkan bahwa asupan kalsium yang tinggi dapat mengubah metabolisme sel-sel lemak, menyebabkan berkurangnya lemak yang disimpan dan lebih banyak lemak yang akan dipecah dan dibakar jadi energi.
Penelitian lain juga menunjukkan bahwa orang dengan asupan kalsium yang tinggi memiliki berat badan dan persentase lemak tubuh yang lebih rendah dibandingkan dengan orang-orang dengan asupan kalsium rendah, yang memiliki persentase lemak tubuh lebih tinggi. Asupan kalsium harian yang rendah juga dikaitkan dengan kecenderungan peningkatan berat badan lebih besar, terutama pada wanita. Pola makan yang tinggi kalsium dalam program diet Anda akan lebih banyak mendukung pembakaran lemak tubuh daripada penyimpanan lemak. Para peneliti mengatakan hal ini karena kalsium yang disimpan dalam sel-sel lemak memainkan peranan penting dalam penyimpanan dan pemecahan lemak.





Rekomendasi Asupan Kalsium Harian Angka Kecukupan Gizi (AKG) rata-rata yang dianjurkan saat ini adalah 1.000 miligram per hari, dan sedikit lebih tinggi untuk remaja, dewasa muda dan ibu hamil atau menyusui. Namun, berbagai survey dan penelitian menunjukkan bahwa kita biasanya hanya mengonsumsi 600-700 miligram kalsium per hari, bahkan banyak yang jauh di bawah jumlah itu. Untuk itulah, suplementasi kalsium banyak direkomendasikan untuk dimasukkan ke dalam pola diet sehari-hari.




Studi telah membuktikan bahwa kalsium memainkan peran penting dalam pengaturan berat badan dan terutama pada metabolisme lemak (dalam proses lipolisis, oksidasi lemak, lipogenesis, pengeluaran energi dan penekan nafsu makan) dan dengan demikian merupakan suplemen yang berguna bagi mereka yang mencari solusi untuk menurunkan berat badan dan kadar lemak tubuh.
Sebagai contoh, Zemel et al (2002) melihat pengaruh suplemen kalsium pada orang dewasa gemuk yang melakukan diet, dan menemukan bahwa diet tinggi kalsium (1200-1300 mg/hari) menghasilkan penurunan berat badan dan lemak tubuh yang lebih besar dibandingkan dengan diet rendah kalsium (400-500 mg/hari).
Namun, sebuah studi baru menunjukkan bahwa wanita obese yang mengonsumsi 900 mg kalsium per hari dapat meningkatkan kemampuan tubuh mereka untuk membakar lemak, di mana kemampuan ini ditingkatkan dengan status vitamin D dalam tubuh yang baik. Untuk itulah, banyak suplemen kalsium juga dilengkapi dengan vitamin D untuk mengoptimalkan hasilnya.
Nah, setelah mengetahui pentingnya asupan kalsium bagi diet Anda, maka mulailah penuhi kebutuhan kalsium harian Anda. Dengan mencukupi kebutuhan kalsium harian berarti Anda berpeluang membakar lemak lebih banyak lagi untuk mendapatkan tubuh ideal. (duniafitnes)
Anda tentu sudah mengenal kalsium sebagai mineral penting untuk kesehatan tulang. Tetapi banyak penelitian telah membuktikan bahwa kalsium juga penting dalam proses diet untuk menurunkan berat badan. Lalu bagaimana konsumsi kalsium harian anda ?


"kalsium terbaik di dunia"